Temui Menteri PPN/Kepala Bappenas di Jakarta, Bupati Humbahas Paparkan Sejumlah Program Prioritas Pembangunan Tahun 2018


Humbahas Kabupaten Perencanaan Pembangunan Terbaik I Tingkat Sumut

Humbahas – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor SE menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, Jumat (4/8) lalu. Dalam pertemuan itu, Bupati Dosmar memaparkan program skala prioritas Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Humbahas Tahun 2018, serta kondisi daerah itu secara umum.

“Ada tiga program skala prioritas pembangunan daerah Tahun 2018 yang kita sampaikan kepada beliau (Menteri PPN/Kepala Bappenas), yakni mengoptimalkan pembangunan pertanian, infrastruktur dan pariwisata.

Ketiga sector prioritas ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan. Terlebih untuk sector pertanian, kita sangat focus dan konsentrasi kesana dan harus benar-benar dapat membawa perobahan nasib bagi para petani,” kata Bupati Dosmar, ketika dihubungi SIB via selulernya, Sabtu (4/8).

Menanggapi paparannya itu, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, kata dia memberikan sinyal positif dan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Humbahas karena mampu mensinergikan perencanaan pembangunan daerah dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pusat Tahun 2018 yang memfokuskan pada beberapa sector pembangunan dengan memberikan penghargaan berupa Piagam Pangripta Nusantara 2017 untuk kategori dengan perencanaan pembangunan terbaik I di tingkat Provinsi Sumatera Utara

“Beliau sangat bangga dan senang dengan rencana program pembangunan kita. Menurut beliau kita sudah benar, karena kita memfokuskan pada beberapa sector prioritas saja.Kata dia, kita jangan lagi mengurusi semuanya. Tapi biarlah fokus pada sektor yang diprioritaskan yang dapat merobah nasib masyarakatnya,” ungkapnya.

Ditambahkan, untuk mendukung semua program pembangunan di daerah itu, dia juga melaporkan bahwa beberapa waktu lalu pimpinan dan anggota DPR RI Komisi IV dan Komisi V didampingi para mitra kerjanya telah mengunjungi Kabupaten Humbahas untuk menampung sejumlah aspirasi dari daerah itu, sekaligus memberikan beberapa bantuan alat mesin pertanian.

Selain itu, pada pertemuan itu mereka juga membahas secara detail mengenai potensi kopi lintong dan holtikultura seperti cabe, tomat dan bawang, serta pertanaman padi.

Berikutnya pembangunan cold storage atau ruangan pendingin untuk menampung komoditi pada saat harga jatuh, agar bias distabilkan. Selanjutnya program irigasi pertanian agar bias memamfaatkan air supaya bias panen untuk 2 kali setahun. Dan kebutuhan pupuk dan pendirian BUMD atau Perumda yang merupakan salah satu langkah yang tepat agar Pemda bias mengambil panen untuk mengatasi permasalahan petani.

“Kita juga bahas khusus untuk infrastruktur adalah jalan penghubung antar 10 kecamatan dan jalan menuju Danau Toba “Bakara” agar diprioritaskan. Dan terkait pariwisata, kita fokuskan melestarikan budaya sejarah Raja Sisingamangaraja XII pahlawan nasional sebagai ikon utama yang berada di Bakara Pinggiran Danau Toba,” tukasnya.

“Pada intinya tujuan pertemuan kita dengan Kepala Bappenas itu adalah bagaimana agar program kita itu sinkron dengan program nasional. Jika program kita sudah dapat bersinergi dengan pemerintah pusat, secara otomatis bantuan anggaran dari pemerintah pusat akan lebih banyak lagi dating ke daerah kita dari kementerian-kementerian terkait. Jadi, ujung-ujungnya semuanya itu adalah mata anggaran,” pungkasnya.

Sumber : Harian Sinar Indonesia Baru (SIB), Jumat 4 Agustus 2017